Mungkin judul diatas adalah benar benar cerminan pribadi, pribadi seorang Ino..
Terlalu banyak yang dipikir, dan tiada aksi. Hanya rencana dan rencana dan hanya rencana..
Hidup Ino sebagai manusia yang bermula dari tangisan ketika hadir dengan telanjang menatap dunia. Hanya beraksi tanpa berencana. Aksi tangisan.
Ketika detik berlalu, hari berganti, tahun berjalan, hingga tiba pada detik ini dengan usia yang telah bertambah. Ketika aksi mulai dipertimbangkan dalam rencana, ketika umur bertambah, ketika hidup mengajarkan rasa tentang arti yang pernah dilalui dalam perjalanan waktu.
...hingga saat ini tiba.
Visi tentang hari hari yang belum tiba, hari hari yang masih dalam angan dan perkiraan, hari hari yang entah apakah masih dapat ditemui.
Semua positif, semua visi ino tentang hidupnya positif. Ingin seperti burung yang membuat sarang sebelum mereka bertelur. Berikut berjuta visi visi lainnya.
Misi. Jalankan visi. Implementasikan. Ternyata...
:)
Tidak cukup dengan senyum.
Lelah kembali datang, tatkala kebisuan ruang hati bertemu dengan kekosongan dikepala. Tubuh yang terkulai, seolah tidur dan bermimpi. Visi visi yang menjadi bunga dalam mimpi. Visi visi yang seharusnya menjadi misi, misi dalam menggapai mimpi, angan dan cita. Misi untuk realisasikan visi.
Semoga musim berganti. :-)
Terlalu banyak yang dipikir, dan tiada aksi. Hanya rencana dan rencana dan hanya rencana..
Hidup Ino sebagai manusia yang bermula dari tangisan ketika hadir dengan telanjang menatap dunia. Hanya beraksi tanpa berencana. Aksi tangisan.
Ketika detik berlalu, hari berganti, tahun berjalan, hingga tiba pada detik ini dengan usia yang telah bertambah. Ketika aksi mulai dipertimbangkan dalam rencana, ketika umur bertambah, ketika hidup mengajarkan rasa tentang arti yang pernah dilalui dalam perjalanan waktu.
...hingga saat ini tiba.
Visi tentang hari hari yang belum tiba, hari hari yang masih dalam angan dan perkiraan, hari hari yang entah apakah masih dapat ditemui.
Semua positif, semua visi ino tentang hidupnya positif. Ingin seperti burung yang membuat sarang sebelum mereka bertelur. Berikut berjuta visi visi lainnya.
Misi. Jalankan visi. Implementasikan. Ternyata...
:)
Tidak cukup dengan senyum.
Lelah kembali datang, tatkala kebisuan ruang hati bertemu dengan kekosongan dikepala. Tubuh yang terkulai, seolah tidur dan bermimpi. Visi visi yang menjadi bunga dalam mimpi. Visi visi yang seharusnya menjadi misi, misi dalam menggapai mimpi, angan dan cita. Misi untuk realisasikan visi.
Semoga musim berganti. :-)


2 comments:
wakakak.. sama gw juga.. banyak banget rencana2 di kepala.. tapii.. itu semua hanyalah rencana.. jarang banget yg sampe jadi kenyataan.. huufff..
Iya ni.. ga tau napa bisa gituw
to :
Quchie
Post a Comment